Terakhir diperbarui: 3 September 2026
Dengan mendaftar, mengakses, atau menggunakan GSender, pengguna menyetujui ketentuan ini dan bertanggung jawab atas seluruh aktivitas pada akun, API key, SMTP key, dan perangkat yang dihubungkan.
1. Ruang lingkup layanan
GSender menyediakan layanan pengiriman email melalui dashboard, SMTP, dan API, Web Chat, Telegram Bot, serta dua jalur WhatsApp yang terpisah. Pengguna wajib menggunakan setiap layanan sesuai hukum yang berlaku, hak penerima, dan kebijakan platform pihak ketiga yang terkait.
2. Akun dan keamanan
Pengguna wajib memberikan informasi yang benar, menjaga kerahasiaan password dan seluruh kredensial integrasi, serta segera menghubungi GSender apabila mengetahui adanya akses tanpa izin. Seluruh penggunaan yang berasal dari akun pengguna menjadi tanggung jawab pengguna.
3. Ketentuan penggunaan Email
Email hanya boleh dikirim kepada penerima yang memiliki hubungan yang sah dengan pengguna atau telah memberikan persetujuan. Pengguna wajib memakai identitas pengirim yang benar, menghormati permintaan berhenti berlangganan, membersihkan alamat yang tidak valid, dan tidak memakai daftar kontak yang dibeli, disewa, diambil dari internet, atau diperoleh tanpa dasar yang sah.
GSender Email dilarang digunakan untuk:
- judi online atau perjudian ilegal, penipuan, scam, phishing, pencurian identitas, pemerasan, pencucian uang, atau kegiatan lain yang melawan hukum;
- spam, email massal tanpa persetujuan, atau pesan yang menyesatkan penerima;
- menyamar sebagai pihak lain atau memalsukan nama pengirim, domain, subject, header, maupun jalur pengiriman;
- menyebarkan malware, virus, ransomware, tautan berbahaya, atau meminta kredensial dan data pribadi secara tidak sah;
- menawarkan barang atau jasa ilegal, mengeksploitasi anak, mendorong kekerasan atau kebencian, melakukan pelecehan, atau melanggar privasi dan hak kekayaan intelektual pihak lain; dan
- menghindari filter spam, pembatasan pengiriman, pemeriksaan anti-abuse, suppression list, atau pengamanan GSender dan penyedia email.
4. Channel pihak ketiga
4.1 WhatsApp Gateway
WhatsApp Gateway merupakan layanan unofficial dan bukan WABA, WhatsApp Official, produk resmi, mitra, sponsor, atau layanan yang didukung oleh WhatsApp LLC maupun Meta Platforms, Inc. Jalur ini menggunakan integrasi pihak ketiga yang bergantung pada WhatsApp dan WhatsApp Web serta dihubungkan dengan QR.
WhatsApp dapat memutus sesi, membatasi fitur, atau memblokir nomor secara sementara maupun permanen. Perubahan pada sistem WhatsApp juga dapat menyebabkan gangguan, maintenance, atau fitur tidak lagi tersedia. GSender tidak dapat menjamin nomor selalu terhubung dan tidak bertanggung jawab atas pembatasan atau pemblokiran yang dilakukan oleh WhatsApp.
4.2 WhatsApp Official
Jika tersedia dan telah disetujui untuk akun pengguna, WhatsApp Official menggunakan WhatsApp Business Platform milik Meta melalui Cloud API dan alur onboarding resmi. Pelanggan tetap memiliki Meta Business Portfolio, WhatsApp Business Account (WABA), dan nomor telepon mereka sendiri. Pelanggan memberi GSender izin terbatas untuk menyediakan onboarding, pengelolaan, inbox, campaign, automation, API, webhook, dan reporting.
Provider dipilih secara eksplisit untuk setiap akun atau pengiriman. Kegagalan, pembatasan, penolakan template, atau penghentian pada WhatsApp Official tidak akan dialihkan secara otomatis ke WhatsApp Gateway. GSender tidak menggunakan WhatsApp Gateway untuk menghindari template, messaging window, quality restriction, rate limit, account restriction, atau kebijakan Meta.
Penggunaan bersama WhatsApp Business App hanya dilakukan melalui mekanisme Coexistence resmi Meta jika nomor dan bisnis memenuhi syarat. Pengguna tetap wajib mengikuti kebijakan Meta, memperoleh persetujuan penerima, menggunakan template ketika diwajibkan, dan mematuhi pembatasan kualitas maupun pengiriman.
Biaya langganan GSender dan biaya penggunaan WhatsApp oleh Meta dapat ditagihkan secara terpisah sesuai pengaturan resmi yang berlaku. GSender tidak mengklaim sebagai Meta Business Partner atau Official Meta Partner sebelum status tersebut diberikan secara tertulis oleh Meta.
4.3 Telegram Bot
Pengguna menghubungkan bot Telegram miliknya sendiri dan memberi GSender izin terbatas untuk memasang webhook, menerima pesan, serta mengirim balasan melalui bot tersebut. Pengguna wajib menjaga token bot, memutus atau mencabutnya jika diduga bocor, dan mengikuti Telegram Bot Platform Terms serta kebijakan Telegram yang berlaku.
Bot tidak boleh digunakan untuk spam atau menghubungi pengguna yang belum memulai interaksi. Beta awal hanya mendukung percakapan pribadi berbentuk teks; media, grup, broadcast, dan fitur Telegram lainnya belum termasuk.
5. Kuota dan limit pengiriman Email
Kuota paket menunjukkan jumlah email yang dapat digunakan dalam satu periode langganan. Kuota tersebut tidak menghapus batas pengiriman per jam dan per hari yang dipakai untuk menjaga kestabilan layanan dan reputasi pengiriman bersama.
Limit pengiriman paket Email berbayar
Kuota paket adalah total email per bulan. Untuk menjaga reputasi pengiriman, akun berbayar juga mengikuti batas bertahap berdasarkan umur akun:
| Umur akun | Maksimal per menit | Maksimal per jam | Maksimal per hari |
|---|---|---|---|
| 24 jam pertama | 10 | 400 | 9.600 |
| Hari 2-7 | 20 | 1.000 | 20.000 |
| Hari 8-30 | 50 | 2.500 | 50.000 |
| Lebih dari 30 hari | 100 | 5.000 | 100.000 |
Berlaku setelah paket berbayar aktif dan domain pengirim terautentikasi. Batas efektif adalah yang lebih dahulu tercapai antara limit per menit, per jam, per hari, dan sisa kuota paket. Paket Free tetap 10 email per jam dan 10 email per hari. GSender dapat menahan atau menurunkan limit bila bounce, complaint, spam, atau penyalahgunaan meningkat. Baca ketentuan lengkap.
Untuk pengiriman melalui API, GSender mengklasifikasikan email secara otomatis. API key transaksional yang disetujui serta OTP, reset password, invoice, dan pemberitahuan layanan satu-ke-satu yang memenuhi pola dapat memakai jalur transaksional. Promo, newsletter, penawaran, pengumuman massal, pengiriman ke banyak penerima, atau pola isi identik berulang akan langsung dialihkan ke jalur Marketing tanpa menahan akun. Konten terlarang tetap ditolak dan pelanggaran berulang dapat menahan akun untuk review administrator.
6. Penindakan penyalahgunaan
GSender dapat menahan atau menolak pesan, membatasi kecepatan pengiriman, mencabut kredensial, menangguhkan, atau menutup akun yang terindikasi melanggar ketentuan ini, membahayakan penerima, merusak reputasi pengiriman, atau menimbulkan risiko hukum dan keamanan. GSender dapat bekerja sama dengan pihak berwenang berdasarkan permintaan yang sah.
7. Ketersediaan dan hasil pengiriman
Layanan diberikan berdasarkan upaya terbaik. Status diterima oleh server, terkirim, atau diproses tidak menjamin email masuk inbox, pesan dibaca, maupun diterima oleh perangkat tujuan. Hasil pengiriman dapat dipengaruhi oleh jaringan, server penerima, kebijakan penyedia email, Telegram, WhatsApp, Meta, dan layanan pihak ketiga lainnya.
8. Data dan tanggung jawab pengguna
Pengguna tetap bertanggung jawab atas isi pesan, daftar penerima, dasar pemrosesan data, dan legalitas komunikasi. Pengguna memberi izin kepada GSender untuk memproses data dan log teknis seperlunya guna menjalankan layanan, menjaga keamanan, menangani penyalahgunaan, dan memenuhi kewajiban hukum.
Data operasional Email, Web Chat, Telegram Bot, WhatsApp Gateway, dan WhatsApp Official yang disimpan dan dikendalikan GSender, termasuk isi pesan, lampiran atau media, alamat penerima yang melekat pada pesan, status, dan log pengiriman, disimpan paling lama 12 (dua belas) bulan sejak data tersebut dicatat oleh GSender. Setelah masa retensi berakhir, data tersebut akan dihapus atau dianonimkan dari sistem aktif dalam siklus pembersihan berikutnya. Pengguna wajib mengunduh atau mencadangkan data yang masih diperlukan sebelum masa retensi berakhir.
Catatan persetujuan, berhenti berlangganan atau suppression, transaksi dan penagihan, keamanan, pencegahan penyalahgunaan, penyelesaian sengketa, serta data yang wajib disimpan berdasarkan hukum dapat dipertahankan lebih lama selama diperlukan. Salinan pada cadangan dapat tetap tersimpan sampai siklus rotasi cadangan selesai dan tidak digunakan kembali untuk operasional. Data yang diproses oleh penyedia pihak ketiga juga tunduk pada kebijakan retensi dan proses penghapusan penyedia terkait.
9. Batasan tanggung jawab
Sejauh diizinkan oleh hukum, GSender tidak bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung, kehilangan peluang atau data, kegagalan layanan pihak ketiga, pembatasan bot oleh Telegram, pemblokiran akun atau nomor oleh WhatsApp, pemfilteran email oleh penyedia penerima, maupun kerugian yang timbul akibat penyalahgunaan akun oleh pengguna.
10. Perubahan dan hukum yang berlaku
Ketentuan ini dapat diperbarui untuk menyesuaikan layanan, risiko keamanan, atau peraturan. Versi terbaru dan tanggal pembaruannya akan tersedia di halaman ini. Ketentuan ini tunduk pada hukum Republik Indonesia.
11. Kontak
Pertanyaan, laporan penyalahgunaan, atau permintaan terkait data dapat disampaikan melalui support@ginus.co.id, halaman Kontak GSender, atau petunjuk Data Deletion.